Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat

Apa yg kita lihat dalam mimpi sebenernya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita tu kreatif bgt saat kita tidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita ( padahal semuanya sumbernya ya dari semua yg udah pernah kita alami sebelumnya).

Minggu, 30 Januari 2011

arti hadirnya

Fajar telah datang, dan embun pun masih bertebaran. Ternyata pukul 05.20, Gilang terbangun dan segera membasuh tubuhnya dengan berwudhu. Lalu, dalam sholatnya ia berdo’a, “semoga dia baik-baik saja dan bahagia bersama orang yang dicintainya disana… ya Allah, beri aku kekuatan untuk melupakan rasa yang tak mungkin baginya.. dan kirimkan aku sosok cinta agar dapat menerangkan hatiku yang suram ini…”
Tak sadar ia teringat-ingat akan gadis yang dulu ia cintai. Suci ananda, itulah namanya. Suci selalu menjadi inspirasi untuk membuat semua karya tulisnya, mulai dari cerpen hingga lirik lagu. Namun satu hal, Gilang benci dengan sifat suci, kenapa waktu itu Suci memilih Gilang yang bukan orang pilihan dihatinya?. Meski hatinya tergores, ia rela memberi arahan agar suci kembali kepada cintanya. Yaitu seseorang yang mungkin telah melekat dalam hati Suci saat itu, tetapi bukan Gilang.
Telah dicoba berbagai cara untuk melupakannya, namun yang terlintas dalam pikiran Gilang hanyalah Suci. Sungguh, rasa cinta yang lama dijaganya itu sangat menyakitkan dan membuat ia terus terlarut dalam sebuah kesedihan.
Hingga suatu siang, ia bertemu dengan sesosok gadis cantik berkerudung putih. Gadis itu tak sengaja hadir lewat jejaring sosial semenjak sebulan yang lalu, setelah Gilang pindah ke kota asal meninggalkan Suci dan keluarganya untuk melanjutkan hobbinya dalam dunia hip hop. Hatinya seakan didingankan oleh suasana. Baru pertamakali bertemu, ia langsung tercanggung dan merasakan cinta yang datang kembali.
Kini, Gilang sedikit demi sedikit dapat melupakan kenangan pahitnya bersama Suci. Gilang semakin yakin, bahwa kehadiran gadis itu dapat mengisi kekosongan dihati. Karena Allah telah menitipkan gadis solehah yang mampu membuatnya tersenyum saat gundah.
Beberapa hari setelah bertemu dengan Safa gadis berkerudung itu, ia memberanikan diri untuk meneleponnya.
“hallo, assalamualaikum…”
“waalaikumsalam…”
“Safa, tahukah kau? Setelah bertemu dan sebelum kita bertemu pun, aku telah mengagumimu .. dan aku tak dapat menghilangkan rasa itu.. aku… suka kamu”
“hmm.. begitu…”
“kok kayak gak percaya gitu sih?”
“ya.. harus gimana lagi, aku bingung..”
“harus gimana lagi? kok gitu, aku gak enak jadinya.. Safa, aku tahu memang terlalu cepat untuk mengungkapkan ini semua. Tapi, maukah kau menemani hari-hariku dalam setiap lirikku yang kosong..?”
“maksudnya?”
“aku ingin menjadi bintang hatimu”
Tuut… tutt…
Tiba-tiba telepon terputus, dan dilanjutkan lewat SMS. Akhirnya Safa menerima Gilang, karena ia tahu dan mengenal ketulusan Gilang dengan semua cerita-ceritanya tentang Suci selama sebelum bertemu. Dan Gilang pun berharap, bahwa Safa tak menyakiti hatinya seperti halnya Suci. Safa dapat menerima itu, ia mencoba memahami arti hadir Gilang dalam kisahnya. Mereka pun menjalani cerita cinta, walau sekarang jarak mereka terpisah jauh setelah Gilang memutuskan untuk kembali ke keluarganya dalam waktu lima bulan, untuk meneruskan sekolahnya.
Terkadang, sulit untuk mengartikan cinta saat mereka harus merasakan ‘Long Distance Relationship’. Namun, Itulah kenyataan. Hanya ada rasa saling percaya dan mengerti satu sama lain untuk menghindari rasa curiga karena keadaan.

Minggu, 23 Januari 2011

THE BEGAN

Assalamualaikum wr wb…
huft,, thanx god!  akhirnya bisa juga bikin blog! Setelah setahun lamanya nyoba” bikin blog kagak sukses mulu :D (hhiii... jadi maluu...)
Yaahh, maklum.. soalnya aku baru kenal internet kelas 2 SMP n mahirnya baru kelas 1 SMA … ahahaa!! :P
Ehm,, tentang judul blog ini sih…  terinspirasi dari lagunya bondan prakoso yang judulnya  “hidup berawal dari mimpi”… hmmm, liriknya membangkitkan semangatku!!
Eniwei,, aku makin kepikiran ma seseorang yang jauh disana. Dia lagi mikirin aku juga gak yaahh…?  Huuhh… inilah nasib cewek yang terpenjara dalam Long Distance Relationship L
Mmbb,,
Oia, kenalin dulu…
 namaku Shinta ayu nuryani, biasa dipanggil shinta, pernah juga dipanggil shintya, shinjo juga sering. N yang paling parahnya lagi pernah secara biadap dipanggil Tinta oleh temen skelasku waktu kelas 1 SMA. (mungkin mereka yang manggil namaku dengan nama< sumpah! Kelewatan parah!> Dari nama asli..lobang kupingnya perlu digosok-gosok pake gading gajah!)
aku orangnya biasa aja. Gak banyak tingkah dan gak banyak omong. Baik hati serta tidak sombong  :P
Aku hobi banget yang namanya tulis-menulis. Mulai dari cerpen, puisi, naskah drama, juga lirik lagu. Bukan Cuma itu, kalo ada waktu luang biasanya iseng-iseng gitu… bikin tokoh manga (kartun jepang) walo gak sebagus gambarannya anak TK! :D
 Menjabat sebagai kru majalah sekolah itu gak gampang! harus mengorbankan tenaga laptop selama maksimal 3 jam, setiap ada tugas.Yeeaahh.. coba cari pengalaman aja, mungkin suatu saat aku bisa jadi pemimpin redaksi suatu majalah, ato bisa jadi editor majalah terkenal di seluruh dunia.. (itu mimpiku!) kwkwkwk!! Why not? Selama mimpi itu gratis! Ya kan?! ^_^
 Oia, udah selama hampir 3 tahun aku tergabung dalam komunitas Ranners (fans RAN) dan itu berlangsung sampe sekarang dan seterusnya.  Kelas 2 SMP semester 2 tiba-tiba aja aku suka ma RAN.. gara-gara gaya mereka yang memikat hati untuk berkata ‘I LIKE IT’ <so … cool n calm>, lagu-lagu nya pun keren! Sesuai dengan seleraku : rap, jazz.
Hmmm… that’s all!

Kamis, 13 Januari 2011

sahabat selamanya

Di kala sedih

Di kala gundah

Sang sahabat selalu ada

Di sampingku, menemaniku



Di kala hati ini sunyi

kau selalu menghiburku

Dalam canda

Dalam tawa



Saat ku terluka

Saat ku tersiksa

Tak pernah henti semangatkanku

Dalam keteguhan hatimu



Tapi, mengapa…

Mengapa sahabatku?

Belum sempat kubalas kebaikanmu

Engkau malah pergi tinggalkanku



Jiwa ini rapuh kehilanganmu

Diri ini haus akan kehadiranmu

Namun apa daya,

Engkau tlah menjadi insan surga disisih-Nya



Dengarlah wahai sahabatku…

Meski ku tak sanggup menggapaimu

Kita takkan pernah bersatu

Engkau kan selalu kukenang dalam hati, selamanya…